| Bahasa | Bahasa Indonesia (naskah resmi) |
0. Cara membaca dokumen ini
Dokumen ini adalah perjanjian antara dua badan usaha. Layanan Kuasai.ai tidak dijual kepada perorangan, dan tidak ada Organisasi yang dapat dibuat sendiri dari dalam aplikasi — Organisasi didaftarkan oleh Kuasai di luar aplikasi.
Dokumen ini ditulis dalam Bahasa Indonesia karena Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam nota kesepahaman atau perjanjian yang melibatkan pihak Indonesia, dan karena kontrak elektronik yang ditujukan kepada pengguna di Indonesia wajib tersedia dalam Bahasa Indonesia (PP 80/2019). Apabila di kemudian hari dibuat terjemahan Bahasa Inggris, naskah Bahasa Indonesia inilah yang berlaku apabila terjadi perbedaan penafsiran.
Kata "kami" berarti Kuasai. Kata "Anda" berarti Organisasi pelanggan.
1. Para Pihak
1.1 Layanan disediakan oleh:
PT Nava Labs Internasional ("Kuasai") Alamat terdaftar: Cluster Myza Blok E2 Nomor 12, Jl. BSD Raya Pusat, Desa/Kelurahan Cicalengka, Kec. Pagedangan, Kab. Tangerang, Provinsi Banten 15850 NIB / nomor pendaftaran: 3101240052961 NPWP: tidak dicantumkan dalam dokumen publik ini — keputusan 13 Agustus 2026.
Kenapa. NPWP badan memang muncul pada faktur pajak dan dokumen transaksi, tetapi itu diberikan kepada pihak yang bertransaksi, bukan diterbitkan ke internet terbuka. Ia tidak menambah apa pun yang perlu diketahui pelanggan untuk mengidentifikasi kami — alamat terdaftar dan NIB sudah cukup untuk itu — dan pelanggan yang bertransaksi tetap menerimanya lewat faktur. Nomornya tetap diberikan bila diminta, dan tetap wajib dicantumkan pada pendaftaran PSE, yang merupakan pengajuan ke pemerintah, bukan halaman publik.
Surel: legal@kuasai.ai
1.2 Pihak lainnya adalah badan usaha yang berlangganan Layanan ("Organisasi"), sebagaimana diidentifikasi pada saat pembuatan akun atau pada dokumen pemesanan yang disepakati kedua pihak.
1.3 Perjanjian ini mengikat sejak tanggal paling awal di antara: (a) Organisasi menyetujui Syarat & Ketentuan ini secara elektronik; (b) Pengguna pertama Organisasi masuk (sign-in) ke Layanan; atau (c) tanggal yang tertulis pada dokumen pemesanan.
1.4 Orang yang menyetujui Syarat & Ketentuan ini menyatakan bahwa ia berwenang mewakili Organisasi. Jika ia tidak berwenang, Layanan tidak boleh digunakan.
1.5 Kuasai belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat pada Komdigi. Pendaftaran sedang disiapkan.
2. Definisi
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Layanan | Platform Kuasai.ai: perekaman percakapan penjualan, pemisahan rekaman panjang menjadi percakapan terpisah, transkripsi, penilaian transkrip oleh model bahasa terhadap dokumen milik Organisasi, serta tampilan hasil dan analitik. Layanan juga mencakup Latihan (Roleplay) dan Rekaman Latihan, sebagaimana didefinisikan di bawah. |
| Organisasi | Badan usaha pelanggan yang berlangganan Layanan (misalnya dealer kendaraan atau usaha sejenis). |
| Pengguna | Orang perseorangan yang diberi akses ke Layanan oleh Organisasi. Terdiri dari dua peran. |
| Pengguna Pemilik (Owner) | Peran administratif Organisasi. Mengundang Pengguna, mengunggah Basis Pengetahuan, dan melihat hasil seluruh tim. Satu Organisasi hanya memiliki satu Pengguna Pemilik. Pengguna Pemilik tidak dapat melakukan perekaman. |
| Pengguna Sales | Tenaga penjualan Organisasi. Melakukan perekaman atau mengunggah berkas audio, dan hanya melihat hasilnya sendiri. Pengguna Sales tidak dapat mengubah Basis Pengetahuan. |
| Lawan Bicara | Orang di luar Organisasi yang suaranya ikut terekam dalam percakapan penjualan — umumnya calon pembeli. Lawan Bicara bukan Pengguna Layanan dan tidak memiliki hubungan kontrak dengan Kuasai. |
| Konten Pelanggan | Seluruh data yang berasal dari Organisasi atau dihasilkan dari data tersebut: audio rekaman, transkrip, hasil analisis, dokumen Basis Pengetahuan, data akun Pengguna, angka target dan analitik, serta Materi Latihan, Sesi Latihan, Laporan Latihan, dan audio hasil sintesis suara Latihan. |
| Basis Pengetahuan | Dokumen yang diunggah Pengguna Pemilik — SOP, pengetahuan produk, tips, pertanyaan umum — yang menjadi acuan penilaian. |
| Latihan (Roleplay) | Fitur latihan mandiri: Pengguna Sales berlatih menjawab keberatan pelanggan yang dibacakan dengan suara hasil sintesis. "Pelanggan" dalam fitur ini adalah persona sintetis yang dibuat sistem, bukan orang sungguhan, sehingga tidak ada data pribadi pihak ketiga yang diproses. Jawaban Pengguna Sales diketik, bukan direkam — pada jalur ini tidak ada unggahan audio. |
| Materi Latihan | Daftar keberatan beserta kunci jawaban, yang dihasilkan model bahasa dari Basis Pengetahuan Organisasi, beserta audio hasil sintesis suara yang membacakannya. Setiap fakta pada kunci jawaban diperiksa secara verbatim oleh sistem terhadap dokumen sumber yang dirujuknya, dan fakta yang tidak ditemukan persis sama akan dibuang sebelum butir disajikan. Tidak ada peninjauan manusia sebelum penyajian; Pengguna Pemilik dapat menarik butir yang keliru setelahnya. |
| Sesi Latihan | Satu rangkaian giliran latihan milik seorang Pengguna Sales, beserta persona sesi, jawaban tertulisnya, dan penilaian tiap giliran. |
| Laporan Latihan | Laporan pembinaan yang terbit setelah giliran kesepuluh dalam suatu Sesi Latihan. |
| Rekaman Latihan | Rekaman berjenis sesi training: Pengguna Sales merekam dirinya sendiri berlatih tanpa ada Lawan Bicara, sehingga rekaman itu tidak memuat suara pihak ketiga. Melalui perekaman, transkripsi, dan antrean pemrosesan yang sama dengan rekaman percakapan sungguhan (real), dengan rubrik penilaian yang berbeda. |
| Keluaran AI | Skor pada tiga dimensi penilaian, temuan tertulis, hasil pemeriksaan klaim faktual (benar / salah / tidak dapat diverifikasi), status persetujuan, dan skor keseluruhan; termasuk pula keberatan dan kunci jawaban dalam Materi Latihan, penilaian tiap giliran Latihan, dan Laporan Latihan. |
| Sub-Prosesor | Penyedia pihak ketiga yang memproses Konten Pelanggan atas nama Kuasai. Daftar lengkapnya hanya dipelihara di Lampiran Perjanjian Pemrosesan Data (DPA), agar tidak ada dua salinan yang saling berbeda. |
| Kebijakan Privasi | Kebijakan Privasi Kuasai.ai yang berlaku, https://www.kuasai.ai/privasi. |
| DPA | Perjanjian Pemrosesan Data antara Organisasi dan Kuasai, diberikan kepada Organisasi saat penandatanganan — DPA adalah perjanjian terpisah yang ditandatangani kedua pihak, bukan tautan publik. |
| UU PDP | Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. |
3. Akun dan akses
3.1 Dua jalur masuk, keduanya terikat pada Organisasi yang sudah ada. Tidak ada Organisasi yang dapat dibuat dari dalam aplikasi. Seorang Pengguna hanya dapat bergabung ke Organisasi yang sudah ada melalui salah satu dari dua jalur: (a) tautan undangan yang dikirim ke alamat surelnya oleh Pengguna Pemilik, atau (b) kode tim milik Organisasi. Sistem menolak pembuatan pengguna yang tidak cocok dengan undangan tertunda maupun kode tim yang sah.
3.1.1 Kode tim adalah kredensial Organisasi. Kode tim memungkinkan siapa pun yang memegangnya bergabung ke Organisasi sebagai Pengguna Sales. Organisasi bertanggung jawab menjaga kerahasiaan kode timnya dan meninjau daftar anggotanya secara berkala.
3.1.2 Satu orang dapat menjadi anggota beberapa Organisasi. Seorang Pengguna dapat tergabung pada lebih dari satu Organisasi dan memilih Organisasi yang sedang dikerjakannya saat masuk. Data setiap Organisasi terpisah sepenuhnya — apa yang direkam untuk satu Organisasi tidak pernah dapat diakses oleh Organisasi lain, dan Pengguna Pemilik hanya melihat data Organisasinya sendiri.
3.1.3 Mengakhiri keanggotaan tidak menghapus orangnya. Ketika Organisasi berakhir atau seorang Pengguna dikeluarkan, yang dihapus adalah keanggotaannya pada Organisasi tersebut. Akun orang itu tetap ada beserta keanggotaannya pada Organisasi lain, yang bukan milik Organisasi ini untuk dihapus.
3.1.4 Konfirmasi alamat surel. Akun yang alamat surelnya belum dikonfirmasi ditolak di sisi server.
3.2 Satu Pemilik per Organisasi. Satu Organisasi hanya boleh memiliki satu Pengguna Pemilik pada satu waktu; pembatasan ini ditegakkan oleh sistem. Pergantian Pengguna Pemilik dilakukan melalui permintaan tertulis kepada Kuasai.
3.3 Kredensial. Akses menggunakan surel dan kata sandi. Organisasi bertanggung jawab menjaga kerahasiaan kredensial Penggunanya dan wajib segera memberi tahu Kuasai apabila mengetahui adanya akses tanpa hak.
3.4 Pencabutan akses. Organisasi wajib mencabut akses Pengguna yang berhenti bekerja atau berpindah peran. Kuasai tidak mengetahui status kepegawaian Pengguna.
3.5 Larangan penggunaan bersama. Satu akun ditujukan untuk satu orang. Berbagi akun antar tenaga penjualan merusak keakuratan penilaian dan merusak jejak pertanggungjawaban data.
4. Kewajiban Organisasi
Bagian ini adalah bagian terpenting dalam perjanjian ini. Layanan bekerja dengan merekam suara orang yang bukan pelanggan Kuasai dan bukan karyawan Kuasai. Kepatuhan hukum atas perekaman itu berada pada Organisasi.
4.1 Organisasi adalah Pengendali Data Pribadi
Untuk seluruh Konten Pelanggan, Organisasi bertindak sebagai Pengendali Data Pribadi dan Kuasai bertindak sebagai Prosesor Data Pribadi dalam pengertian UU PDP. Artinya:
- Organisasi yang menentukan tujuan dan cara pemrosesan: siapa yang direkam, percakapan apa yang diunggah, dokumen apa yang dijadikan acuan penilaian, dan bagaimana hasilnya digunakan.
- Kuasai memproses Konten Pelanggan hanya berdasarkan instruksi Organisasi, sebagaimana diuraikan pada Pasal 5.
- Kewajiban Pengendali menurut UU PDP — dasar pemrosesan yang sah, pemberitahuan kepada Subjek Data, serta pemenuhan hak Subjek Data — berada pada Organisasi.
Rincian teknis pembagian peran ini diatur dalam DPA. Jika terdapat pertentangan antara Pasal ini dan DPA mengenai pemrosesan data pribadi, DPA yang berlaku.
4.2 Persetujuan dari setiap orang yang direkam
4.2.1 Organisasi wajib memastikan bahwa setiap Lawan Bicara telah memberikan persetujuan yang sah sebelum percakapan direkam, diunggah, ditranskripsikan, atau dianalisis.
4.2.2 Persetujuan yang sah menurut UU PDP sekurang-kurangnya bersifat sukarela, spesifik, diberikan setelah orang tersebut diberi informasi, dan dapat dibuktikan. Persetujuan diam-diam atau yang diasumsikan dari kehadiran seseorang tidak memenuhi syarat.
4.2.3 Cara Layanan mencatat persetujuan. Persetujuan diminta secara lisan oleh Pengguna Sales di awal rekaman. Jawaban Lawan Bicara terbaca dari transkrip dan disimpan sebagai salah satu dari granted (diberikan) / declined (ditolak) / not_asked (tidak ditanyakan) / unclear (tidak jelas). Buktinya adalah suara Lawan Bicara sendiri, dalam Bahasa Indonesia, pada saat data dikumpulkan. Tidak ada layar persetujuan terpisah.
4.2.4 Perilaku sistem yang perlu dipahami Organisasi:
- Percakapan dengan status
declinedtidak pernah dinilai — seluruh dimensi skor bernilai kosong. - Percakapan di bawah 60 detik tidak dinilai, tetapi tetap menerima analisis persetujuan saja, supaya penolakan tetap tercatat dan tidak hilang.
- Status
not_askeddanuncleartidak menghentikan pemrosesan secara otomatis. Organisasilah yang wajib menindaklanjuti kedua status tersebut.
4.2.5 Larangan mengakali langkah persetujuan. Organisasi dan Penggunanya dilarang:
- menginstruksikan atau membiarkan Pengguna Sales untuk tidak meminta persetujuan lisan;
- merekam secara diam-diam, atau meminta persetujuan dengan cara yang menyesatkan;
- memulai perekaman sebelum permintaan persetujuan diucapkan, atau memotong bagian rekaman yang memuat penolakan;
- mengunggah audio yang dikumpulkan di luar Layanan tanpa persetujuan yang setara;
- mengubah, menekan, atau mengabaikan status persetujuan yang tercatat.
4.2.6 Penarikan persetujuan. Apabila seorang Lawan Bicara menarik persetujuannya, Organisasi wajib menghentikan pemrosesan lebih lanjut atas percakapan tersebut dan mengajukan permintaan penghapusan kepada Kuasai sesuai Pasal 12. Penghapusan dikerjakan manual oleh operator; belum ada tombol penghapusan mandiri di dalam Layanan.
4.3 Pemberitahuan dan dasar pemrosesan untuk karyawan sendiri
4.3.1 Layanan merekam, mentranskripsikan, dan menilai kinerja karyawan Organisasi. Ini adalah pemantauan karyawan, dan pemantauan karyawan memerlukan dasar pemrosesan tersendiri serta pemberitahuan tertulis yang jelas kepada karyawan.
4.3.2 Sebelum seorang Pengguna Sales melakukan perekaman pertamanya, Organisasi wajib:
- memberitahukan secara tertulis kepada karyawan tersebut bahwa percakapan penjualannya direkam, ditranskripsikan, dinilai oleh sistem otomatis, dan dapat dilihat oleh Pengguna Pemilik;
- menjelaskan untuk apa hasil penilaian digunakan;
- menetapkan dan mendokumentasikan dasar pemrosesan yang sah menurut UU PDP untuk pemantauan tersebut.
4.3.3 Organisasi wajib memastikan kebijakan internal, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersamanya konsisten dengan pemantauan ini.
4.4 Hak atas materi yang diproses
Organisasi menyatakan dan menjamin bahwa ia memiliki hak untuk memproses seluruh materi yang masuk ke Layanan. Secara khusus, Organisasi tidak boleh:
- merekam percakapan yang tidak berhak ia rekam menurut hukum atau menurut kontraknya sendiri;
- mengunggah dokumen ke Basis Pengetahuan yang bukan miliknya, yang tunduk pada kewajiban kerahasiaan kepada pihak ketiga, atau yang melanggar hak kekayaan intelektual orang lain;
- mengunggah data pribadi yang bersifat spesifik (antara lain data kesehatan, biometrik, keuangan pribadi, atau data anak) ke dalam Basis Pengetahuan. Basis Pengetahuan dirancang untuk materi komersial, bukan berkas pribadi;
- menggunakan Layanan untuk merekam percakapan yang bukan percakapan penjualan — misalnya wawancara disipliner, konsultasi medis, atau percakapan pribadi.
4.5 Tanggung jawab atas Pengguna
Organisasi bertanggung jawab penuh atas perbuatan dan kelalaian seluruh Penggunanya, termasuk mantan Pengguna yang aksesnya belum dicabut, seolah-olah perbuatan itu dilakukan oleh Organisasi sendiri.
4.6 Larangan umum
Organisasi dan Penggunanya dilarang: menjual kembali atau menyewakan akses ke Layanan tanpa persetujuan tertulis Kuasai; melakukan rekayasa balik atas Layanan; mencoba mengakses data Organisasi lain; melakukan uji penetrasi tanpa izin tertulis; menggunakan Layanan untuk melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
4.7 Latihan (Roleplay): pemeriksaan verbatim, dan apa yang tetap menjadi tanggung jawab Organisasi
🔴 DIPERBAIKI 2026-08-11. Pasal ini sebelumnya mengatur kewajiban persetujuan Pengguna Pemilik atas setiap butir Materi Latihan. Gerbang persetujuan itu dihapus dari produk pada 11 Agustus 2026 (
…-1320) dan diganti pemeriksaan verbatim otomatis. Membebankan kewajiban meninjau kepada Organisasi atas langkah yang tidak lagi disediakan Layanan tidak dapat dipertahankan. Diselaraskan dengan Pasal 2 (definisi Materi Latihan), Pasal 7.9, dan Pasal 13.4.
4.7.1 Materi Latihan dihasilkan AI dari dokumen Organisasi sendiri. Keberatan dan kunci jawaban dalam Latihan tidak ditulis oleh manusia di Kuasai. Keduanya dihasilkan model bahasa dari Basis Pengetahuan yang diunggah Organisasi.
4.7.2 Pemeriksaan verbatim oleh sistem — tidak ada peninjauan manusia sebelum penyajian. Setiap fakta pada kunci jawaban wajib muncul persis sama di dalam dokumen Basis Pengetahuan yang dirujuknya, diperiksa oleh kode, dan fakta yang tidak lolos dibuang sebelum butir disajikan. 🔴 Butir yang lolos pemeriksaan disajikan kepada Pengguna Sales tanpa ditinjau manusia mana pun. Pengguna Pemilik dapat menarik butir yang dinilainya keliru, tetapi itu kurasi setelah penyajian, bukan gerbang di depan.
4.7.3 Batas jaminan Kuasai, dinyatakan tepat. Pemeriksaan verbatim menjamin sebuah fakta berasal dari dokumen yang dirujuknya. Ia tidak menjamin dokumen itu benar. Angka yang keliru di dalam Basis Pengetahuan Organisasi sendiri akan lolos dengan sempurna. Kuasai tidak meninjau, tidak memverifikasi, dan tidak menjamin kebenaran isi Basis Pengetahuan Organisasi.
4.7.4 Yang tetap menjadi tanggung jawab Organisasi. Menjaga agar Basis Pengetahuan yang diunggahnya benar dan mutakhir, dan menarik Materi Latihan yang ditemukannya keliru. Kunci jawaban yang bersumber dari dokumen yang salah mengajarkan fakta yang salah kepada tenaga penjualan, dan kesalahan itu berpindah ke percakapan dengan pelanggan sungguhan. Alasan teknis mengapa risiko ini nyata diuraikan pada Pasal 7.9.
4.7.5 Penilaian memakai kunci jawaban yang dibekukan. Karena setiap giliran dinilai terhadap salinan kunci jawaban sebagaimana berbunyi pada saat itu (Pasal 7.10), memperbaiki sebuah kunci jawaban tidak memperbaiki penilaian yang sudah terlanjur diberikan. Organisasi wajib meninjau ulang penilaian lama secara manual apabila menemukan kunci jawaban yang keliru.
4.8 Rekaman Latihan (training)
4.8.1 Rekaman Latihan dibuat Pengguna Sales yang merekam dirinya sendiri tanpa ada Lawan Bicara. Sepanjang benar-benar tidak ada orang lain yang terekam, Pasal 4.2 tidak berlaku atas rekaman tersebut karena tidak ada Subjek Data pihak ketiga di dalamnya.
4.8.2 Organisasi wajib memastikan Penggunanya tidak memakai mode ini untuk merekam percakapan yang sebenarnya melibatkan orang lain. Menandai sebuah percakapan sungguhan sebagai latihan menghilangkan langkah persetujuan yang seharusnya berlaku, dan merupakan pelanggaran Pasal 4.2.
4.8.3 Pemberitahuan kepada karyawan tetap berlaku penuh. Rekaman Latihan tetap direkam, ditranskripsikan, dan dinilai. Kewajiban Pasal 4.3 berlaku atasnya tanpa pengurangan.
4.8.4 Rekaman Latihan IKUT TERHITUNG — dan itu disengaja. Kueri analitik dan kueri perhitungan target tidak menyaring berdasarkan jenis sesi, sehingga Rekaman Latihan terhitung dalam analitik dan dalam pencapaian target harian Pengguna Sales, persis seperti percakapan sungguhan. ✅ Ini keputusan produk tertanggal 7 Agustus 2026, ditegaskan kembali 11 Agustus 2026: berlatih adalah pekerjaan, dan Pengguna Pemilik berhak melihat seluruh data rekaman timnya.
Kuasai tidak pernah menyatakan bahwa Rekaman Latihan dikecualikan dari perhitungan kinerja, dan Organisasi tidak boleh menyampaikan sebaliknya kepada karyawannya.
⚠️ Akibat yang perlu dipahami Pengguna Pemilik: overall_score merata-ratakan dimensi ketiga yang berbeda antara Rekaman Latihan dan percakapan sungguhan, sehingga rata-rata tim terbaca sebagai "kualitas sesi, latihan termasuk" — bukan "kualitas penjualan". Rata-rata yang lebih rendah dapat berarti seorang Pengguna Sales lebih banyak berlatih, bukan lebih buruk menjual.
5. Kewajiban Kuasai
5.1 Penyediaan Layanan. Kuasai menyediakan Layanan sebagaimana diuraikan pada Pasal 2, dengan kehati-hatian yang wajar dan sesuai praktik industri yang lazim.
5.2 Bertindak atas instruksi. Kuasai memproses Konten Pelanggan hanya untuk: menyediakan dan memelihara Layanan; menjaga keamanan dan mencegah penyalahgunaan; memenuhi kewajiban hukum; dan mengikuti instruksi tertulis Organisasi. Kuasai tidak menggunakan Konten Pelanggan untuk tujuannya sendiri di luar hal-hal tersebut.
5.3 Sub-Prosesor dan transfer lintas negara. Layanan memerlukan Sub-Prosesor untuk transkripsi, analisis, penyimpanan, dan hosting. Sebagian pemrosesan terjadi di luar wilayah Indonesia, dan hal ini melekat pada desain Layanan saat ini: audio dikirim keluar negeri untuk ditranskripsikan, transkrip beserta dokumen Basis Pengetahuan dikirim keluar negeri untuk dianalisis, dan teks keberatan Latihan — yang berasal dari Basis Pengetahuan Organisasi — dikirim keluar negeri untuk diubah menjadi suara sintetis. Daftar Sub-Prosesor, negara, dan data yang diterima masing-masing dipelihara hanya di Lampiran DPA dan dirujuk dari dokumen lain. Dengan menggunakan Layanan, Organisasi menyetujui penggunaan Sub-Prosesor tersebut. Dasar hukum transfer keluar negeri dan pemberitahuan perubahan Sub-Prosesor diatur dalam DPA. Perubahan Sub-Prosesor diberitahukan 30 (tiga puluh) hari sebelumnya, dan Organisasi berhak mengajukan keberatan.
Transfer Data Pribadi ke luar wilayah Indonesia dilakukan sesuai Pasal 56 UU PDP, dengan dasar dan jaminan perlindungannya diatur dalam DPA.
5.4 Keamanan. Kuasai memelihara langkah-langkah keamanan yang diuraikan dalam Kebijakan Privasi. Uraian dalam Kebijakan Privasi itulah yang menjadi komitmen Kuasai — dokumen ini sengaja tidak menambahkan janji keamanan baru, agar tidak ada dua versi yang berbeda. Kuasai tidak menyatakan memiliki sertifikasi SOC 2 atau ISO 27001, dan belum melakukan uji penetrasi formal .
5.5 Pemberitahuan insiden. Apabila terjadi kegagalan pelindungan data pribadi, Kuasai memberi tahu Organisasi tanpa penundaan yang tidak wajar setelah Kuasai mengetahuinya, dengan informasi yang wajar tersedia pada saat itu. Kuasai membantu Organisasi memenuhi kewajiban pemberitahuan 3×24 jam kepada Subjek Data dan otoritas menurut UU PDP. Karena Organisasi adalah Pengendali, pemberitahuan kepada Subjek Data dan otoritas adalah kewajiban Organisasi, bukan Kuasai.
5.6 Dukungan. Kuasai menyediakan dukungan melalui saluran pada Pasal 15.
6. Kepemilikan
6.1 Konten Pelanggan milik Organisasi. Organisasi tetap memiliki seluruh hak atas Konten Pelanggan. Perjanjian ini tidak mengalihkan kepemilikan apa pun kepada Kuasai.
6.2 Lisensi terbatas kepada Kuasai. Organisasi memberikan Kuasai lisensi non-eksklusif, terbatas, dan dapat dicabut untuk menggunakan, menyimpan, menyalin, mengirimkan, dan memproses Konten Pelanggan semata-mata untuk menyediakan Layanan kepada Organisasi. Lisensi ini berakhir ketika Konten Pelanggan dihapus atau ketika perjanjian berakhir, kecuali untuk salinan cadangan yang belum terhapus sesuai siklus normal.
6.3 Layanan milik Kuasai. Kuasai memiliki seluruh hak atas perangkat lunak, model penilaian, antarmuka, dokumentasi, dan merek Kuasai.ai. Organisasi memperoleh hak pakai selama masa berlangganan dan tidak memperoleh hak lain.
6.4 Konten Pelanggan tidak digunakan untuk melatih model. Kuasai tidak menggunakan audio, transkrip, hasil analisis, atau dokumen Basis Pengetahuan Organisasi untuk melatih, menyetel, atau mengevaluasi model kecerdasan artifisial mana pun. Kuasai juga tidak menjual Konten Pelanggan. Ketentuan Sub-Prosesor pihak ketiga mengenai pelatihan model dicantumkan dalam DPA .
6.5 Data agregat. Kuasai boleh menggunakan statistik penggunaan yang teragregasi dan tidak mengidentifikasi Organisasi, Pengguna, maupun Lawan Bicara, untuk mengoperasikan dan memperbaiki Layanan — misalnya jumlah pekerjaan yang diproses atau waktu pemrosesan rata-rata. Data agregat tidak boleh dikembalikan menjadi Konten Pelanggan.
6.6 Masukan. Apabila Organisasi memberi saran perbaikan produk, Kuasai boleh menggunakannya tanpa kewajiban. Saran bukan Konten Pelanggan dan sebaiknya tidak memuat data pribadi.
7. Keluaran AI — apa yang dijanjikan dan apa yang tidak
Pasal ini ditulis apa adanya. Membacanya sampai selesai adalah syarat penggunaan Layanan yang wajar.
7.1 Keluaran dihasilkan oleh model bahasa pihak ketiga. Transkripsi dan penilaian dikerjakan oleh penyedia pihak ketiga, bukan oleh manusia di Kuasai dan bukan oleh model milik Kuasai sendiri. Model yang digunakan dapat berbeda antar analisis. Daftar penyedia ada di Lampiran DPA.
7.2 Keluaran dapat keliru. Transkrip dapat salah dengar, salah memisahkan pembicara A dan B, atau salah menangkap istilah lokal dan nama produk. Penilaian dapat memberi skor yang tidak tepat, menghasilkan temuan yang tidak berdasar, atau menandai klaim faktual yang benar sebagai salah — dan sebaliknya. Ini adalah sifat teknologi model bahasa saat ini, bukan kegagalan Layanan.
7.3 Keluaran diukur terhadap dokumen Organisasi sendiri. Penilaian membandingkan transkrip dengan Basis Pengetahuan yang diunggah oleh Organisasi. Jika dokumen itu usang, keliru, atau tidak lengkap, penilaiannya akan ikut keliru. Mutu Keluaran AI mengikuti mutu dokumen Organisasi.
7.4 Penilaian berjalan otomatis. Analisis berjalan sendiri begitu transkrip selesai; tidak ada manusia yang menekan tombol. Skor keseluruhan dihitung oleh kode program, bukan diminta dari model.
7.5 Tidak boleh menjadi dasar tunggal keputusan ketenagakerjaan.
Organisasi dilarang menggunakan Keluaran AI sebagai satu-satunya dasar keputusan yang berdampak hukum atau berdampak signifikan bagi seseorang — termasuk pemutusan hubungan kerja, penurunan jabatan, sanksi disipliner, penentuan komisi atau bonus, promosi, atau perpanjangan kontrak. Setiap keputusan semacam itu wajib ditinjau oleh manusia yang memiliki kewenangan dan konteks untuk menilai ulang, dan yang dapat mengesampingkan Keluaran AI.
7.6 Hak karyawan untuk menanggapi. Organisasi wajib memberi Pengguna Sales kesempatan yang wajar untuk melihat dan menanggapi penilaian yang digunakan terhadapnya. Layanan saat ini belum memiliki fitur untuk mengajukan keberatan atau sanggahan atas suatu skor; karena itu Organisasi wajib menyediakan jalurnya sendiri di luar Layanan. 7.7 Kuasai tidak memberikan nasihat hukum, ketenagakerjaan, medis, atau keuangan melalui Layanan.
7.8 Materi Latihan juga Keluaran AI. Keberatan dan kunci jawaban dalam Latihan dihasilkan model bahasa dari Basis Pengetahuan Organisasi. Seluruh Pasal 7.2 dan 7.3 berlaku atasnya: materi dapat keliru, dan mutunya mengikuti mutu dokumen Organisasi. Suara pelanggan dalam Latihan adalah suara hasil sintesis, bukan rekaman orang sungguhan. Kegagalan sintesis suara tidak menghilangkan butir — butir itu tetap tersedia, hanya tanpa audio.
7.9 Mengapa pemeriksaan verbatim pada Pasal 4.7 ada. Kuasai menyatakan alasannya apa adanya, karena Organisasi berhak menimbang risikonya sendiri. Dalam pengujian perbandingan model yang Kuasai lakukan pada 7 Agustus 2026:
- satu model mengarang empat angka acuan yang tidak terdapat dalam dokumen mana pun, lalu memakainya untuk "mengoreksi" jawaban yang sebenarnya sudah benar;
- model lain menciptakan lima dokumen sumber yang tidak pernah ada.
Karena itu setiap fakta di dalam kunci jawaban wajib muncul persis sama di dalam dokumen Basis Pengetahuan yang dirujuknya, diperiksa oleh sistem, dan fakta yang tidak lolos dibuang sebelum butir disajikan. Pemeriksaan verbatim ini adalah satu-satunya kendali yang mencegah sebuah siklus latihan mengajarkan angka yang tidak pernah ada — sejak 11 Agustus 2026 ia menggantikan persetujuan Pengguna Pemilik per butir, yang sudah tidak berlaku lagi.
Batas kendali ini dinyatakan terus terang: ia menjamin sebuah fakta berasal dari dokumen yang dirujuknya, bukan bahwa dokumen itu benar. Angka yang keliru di dalam Basis Pengetahuan Organisasi sendiri akan lolos. Kuasai tidak menyatakan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang, dan tidak menjanjikan bahwa materi yang dihasilkan bebas dari kekeliruan.
7.10 Kunci jawaban dibekukan pada saat penilaian. Setiap giliran Latihan dinilai terhadap salinan kunci jawaban sebagaimana berbunyi pada saat penilaian dilakukan, sehingga perubahan Materi Latihan di kemudian hari tidak mengubah dasar penilaian yang sudah terjadi. Akibatnya diatur pada Pasal 4.7.5.
7.11 Laporan Latihan dan Rekaman Latihan adalah materi pembinaan. Keduanya dibuat untuk melatih tenaga penjualan, bukan untuk menilai kelayakan seseorang sebagai karyawan. Pasal 7.5 berlaku penuh atas keduanya: Keluaran AI — termasuk Laporan Latihan, penilaian tiap giliran Latihan, dan penilaian atas Rekaman Latihan — dilarang dijadikan satu-satunya dasar keputusan yang berdampak hukum atau berdampak signifikan bagi seseorang, termasuk pemutusan hubungan kerja, penurunan jabatan, sanksi disipliner, penentuan komisi atau bonus, promosi, atau perpanjangan kontrak. Setiap keputusan semacam itu wajib ditinjau manusia yang dapat mengesampingkan Keluaran AI. Pasal 7.6 mengenai hak karyawan untuk menanggapi juga berlaku, dan Layanan belum memiliki fitur sanggahan untuk penilaian Latihan sebagaimana ia belum memilikinya untuk skor percakapan.
8. Ketersediaan Layanan
8.1 Tanpa SLA pada tahap ini. Kuasai tidak menjanjikan tingkat ketersediaan (uptime) tertentu, tidak menjanjikan waktu tanggap perbaikan tertentu, dan tidak memberikan kredit layanan. Layanan disediakan atas dasar upaya terbaik yang wajar.
8.2 Pemeliharaan terencana. Kuasai dapat menghentikan Layanan sementara untuk pemeliharaan. Untuk pemeliharaan terencana, Kuasai berupaya memberi tahu sebelumnya melalui surel kepada Pengguna Pemilik atau pengumuman di dalam aplikasi. Pemberitahuan diberikan sekurang-kurangnya 48 (empat puluh delapan) jam sebelumnya.
8.3 Pemeliharaan darurat. Perbaikan keamanan atau kegagalan mendadak dapat dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
8.4 Ketergantungan pihak ketiga. Layanan bergantung pada penyedia hosting, penyimpanan, transkripsi, dan model bahasa pihak ketiga. Gangguan pada penyedia tersebut dapat menghentikan sebagian atau seluruh Layanan, dan berada di luar kendali langsung Kuasai.
8.5 Perubahan fitur. Kuasai dapat menambah, mengubah, atau menghentikan fitur. Untuk penghentian fitur yang berdampak material, Kuasai memberi tahu Pengguna Pemilik sebelumnya 30 (tiga puluh) hari.
8.6 Tahap pengembangan. Layanan berada pada tahap awal dan sedang digunakan oleh pengguna percontohan. Beberapa bagian produk dapat dinonaktifkan atau berubah tanpa menjadi cacat kontrak.
9. Biaya
9.1 Biaya, model harga, satuan penagihan, mata uang, siklus penagihan dan perlakuan pajak ditetapkan dalam kesepakatan tertulis terpisah antara Kuasai dan Organisasi.
9.2 Selama tidak ada kesepakatan biaya yang berlaku, tidak ada biaya yang ditagihkan atas penggunaan Layanan.
9.3 Kuasai tidak memproses data kartu pembayaran. Tidak ada sistem penagihan di dalam Layanan.
9.4 Perubahan biaya diberitahukan sebelumnya dan berlaku pada periode berikutnya, bukan di tengah periode yang sudah dibayar.
10. Kerahasiaan
10.1 Masing-masing pihak menjaga kerahasiaan informasi non-publik pihak lain yang diperolehnya dari perjanjian ini, dan menggunakannya hanya untuk melaksanakan perjanjian ini.
10.2 Kewajiban ini tidak berlaku atas informasi yang telah menjadi publik tanpa kesalahan pihak penerima, telah dimiliki sebelumnya, diperoleh secara sah dari pihak ketiga, atau wajib diungkapkan berdasarkan hukum atau perintah otoritas yang berwenang. Dalam hal pengungkapan wajib, pihak penerima memberi tahu pihak lain sepanjang diperbolehkan hukum.
10.3 Kewajiban kerahasiaan berlaku selama perjanjian dan 3 (tiga) tahun setelah [dihapus: CONFIRM jangka waktu setelah berakhir — 3 tahun atau 5 tahun; untuk rahasia dagang, tanpa batas waktu]`.
11. Jangka waktu, penangguhan, dan pengakhiran
11.1 Jangka waktu. Perjanjian berlaku sejak tanggal pada Pasal 1.3 dan berlanjut selama Organisasi memiliki akses aktif ke Layanan. Periode dan perpanjangannya, apabila ada, mengikuti kesepakatan tertulis pada Pasal 9.1.
11.2 Penangguhan oleh Kuasai. Kuasai dapat menangguhkan akses seluruhnya atau sebagian apabila: (a) terdapat risiko keamanan yang nyata; (b) penggunaan Layanan melanggar hukum atau melanggar Pasal 4; (c) pembayaran terlambat sesuai Pasal 9.6; atau (d) Kuasai diwajibkan oleh otoritas yang berwenang. Kecuali dalam keadaan mendesak, Kuasai memberi pemberitahuan lebih dulu dan kesempatan yang wajar untuk memperbaiki. Penangguhan tidak menghapus kewajiban pembayaran yang telah jatuh tempo.
11.3 Pengakhiran karena kemudahan. Salah satu pihak dapat mengakhiri perjanjian dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya. 11.4 Pengakhiran karena wanprestasi. Salah satu pihak dapat mengakhiri perjanjian apabila pihak lain melakukan wanprestasi material dan tidak memperbaikinya dalam 30 (tiga puluh) hari sejak pemberitahuan tertulis.
11.5 Pengakhiran segera. Kuasai dapat mengakhiri perjanjian dengan segera apabila Organisasi melanggar Pasal 4.2 (persetujuan) atau Pasal 4.4 (hak atas materi) secara serius, karena pelanggaran tersebut menciptakan risiko hukum langsung bagi Lawan Bicara dan bagi Kuasai.
11.6 Pengesampingan Pasal 1266 dan 1267 KUHPerdata. Para pihak sepakat mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sepanjang diperlukan agar pengakhiran menurut pasal-pasal di atas berlaku tanpa memerlukan putusan pengadilan.
11.7 Ketentuan yang tetap berlaku. Pasal 6 (Kepemilikan), 7 (Keluaran AI, sepanjang mengenai Keluaran yang sudah dihasilkan), 10 (Kerahasiaan), 12 (Data setelah pengakhiran), 13 (Pembatasan tanggung jawab), 14 (Ganti rugi), dan 17 (Hukum dan sengketa) tetap berlaku setelah perjanjian berakhir.
12. Data setelah pengakhiran
12.1 Yang perlu diketahui lebih dulu. Layanan saat ini tidak memiliki fitur ekspor mandiri maupun penghapusan mandiri. Ekspor dan penghapusan dikerjakan secara manual oleh operator Kuasai berdasarkan permintaan tertulis. Dokumen ini menyebutnya apa adanya dan tidak menjanjikan tombol yang belum ada.
12.2 Masa ekspor. Setelah perjanjian berakhir, Organisasi dapat meminta salinan Konten Pelanggan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal berakhir. Kuasai menyediakan salinan dalam format yang wajar dan lazim dibaca mesin JSON, CSV, dan berkas audio yang masih tersimpan dalam waktu 14 (empat belas) hari kerja sejak permintaan diterima.
12.3 Penghapusan. Setelah masa ekspor berakhir, Kuasai menghapus Konten Pelanggan dari sistem produksi dalam waktu 30 (tiga puluh) hari, dan dari salinan cadangan mengikuti siklus cadangan penyedia infrastruktur, yaitu 7 (tujuh) hari. Kuasai dapat menyimpan data yang wajib disimpan berdasarkan hukum, sebatas dan selama kewajiban itu berlaku.
12.4 Bagaimana audio dihapus dalam operasi normal. Di luar konteks pengakhiran, penyimpanan audio dibatasi oleh anggaran ukuran penyimpanan, bukan oleh jangka waktu. Ketika total audio tersimpan melampaui anggaran, audio terlama dihapus lebih dulu. Karena itu tidak ada masa simpan audio dalam satuan hari yang dapat dijanjikan. Penghapusan audio tidak menghapus transkrip.
12.5 Transkrip dan analisis disimpan 12 (dua belas) bulan. Keduanya berakhir pada hari yang sama dengan audionya dan dihapus otomatis oleh sistem. Organisasi dapat meminta penghapusan lebih awal untuk percakapan tertentu.
🔴 Dikoreksi 13 Agustus 2026. Pasal ini sebelumnya menyatakan retensi tanpa batas waktu, dan menandai sebagai pertanyaan terbuka apakah hal itu dapat dipertahankan di hadapan asas pembatasan penyimpanan UU PDP. Pertanyaan itu kini tertutup: masa simpannya 12 bulan dan ditegakkan sistem.
12.6 Permintaan Subjek Data. Apabila Lawan Bicara atau karyawan Organisasi mengajukan permintaan hak Subjek Data langsung kepada Kuasai, Kuasai meneruskannya kepada Organisasi sebagai Pengendali dan membantu Organisasi menanggapinya. Kuasai tidak menanggapi sendiri, kecuali diwajibkan hukum.
12.7 Data Latihan belum memiliki aturan penghapusan. Sesi Latihan yang tidak disentuh selama 24 jam ditandai sebagai terbengkalai; itu perubahan status, bukan penghapusan. Di luar itu, tidak ada aturan penghapusan otomatis maupun jangka waktu retensi yang ditetapkan untuk Materi Latihan, Sesi Latihan, giliran, Laporan Latihan, maupun audio hasil sintesis suara. Penghapusan hanya dapat dilakukan manual oleh operator Kuasai atas permintaan tertulis Organisasi, sesuai Pasal 12.1. Data Latihan — materi, sesi, giliran dan audio sintesis suara — dihapus mengikuti jadwal yang sama: 12 bulan, kecuali materi dan audionya yang dihapus saat offboarding.
12.8 Rekaman Latihan. Rekaman berjenis training mengikuti Pasal 12.4 dan 12.5 sama seperti rekaman percakapan sungguhan — 12 bulan untuk audio, transkrip dan analisis. Tidak ada keringanan masa simpan untuk sesi latihan.
13. Pembatasan tanggung jawab
13.1 Batas nilai. Tanggung jawab total masing-masing pihak berdasarkan perjanjian ini dibatasi sebesar jumlah biaya yang telah dibayarkan Organisasi kepada Kuasai dalam 12 (dua belas) bulan sebelum kejadian yang menimbulkan tuntutan. 13.2 Kerugian yang dikecualikan. Sepanjang diperbolehkan hukum, tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas kehilangan keuntungan, kehilangan peluang usaha, atau kerugian tidak langsung.
13.3 Pengecualian dari batas. Batas pada Pasal 13.1 dan 13.2 tidak berlaku untuk: (a) kesengajaan atau kelalaian berat; (b) pelanggaran kewajiban kerahasiaan; (c) kewajiban pembayaran Organisasi; dan (d) kewajiban ganti rugi Organisasi menurut Pasal 14.
13.4 Risiko yang ditanggung Organisasi. Kuasai tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul karena: Organisasi tidak memperoleh persetujuan yang sah dari Lawan Bicara; Organisasi tidak memberi tahu karyawannya tentang pemantauan; Organisasi menggunakan Keluaran AI sebagai dasar tunggal keputusan ketenagakerjaan; atau Basis Pengetahuan yang diunggah Organisasi keliru atau usang, termasuk kerugian yang timbul karena tenaga penjualan mempelajari dan menyampaikan isi kunci jawaban yang berasal dari dokumen yang keliru.
⚠️ Klausul ini sengaja dipersempit pada 11 Agustus 2026, dan penasihat hukum perlu tahu mengapa. Versi sebelumnya membebankan kepada Organisasi risiko atas "Materi Latihan yang disetujui Pengguna Pemilik". Persetujuan pemilik atas tiap butir sudah tidak ada lagi di dalam produk — digantikan pemeriksaan verbatim otomatis (Pasal 2, definisi Materi Latihan). Membebankan risiko kepada Organisasi atas langkah peninjauan yang tidak lagi kami sediakan tidak dapat dipertahankan, dan berpotensi menjadi klausul baku yang berat sebelah. Yang tersisa dan tetap adil dibebankan kepada Organisasi adalah kebenaran dokumen sumbernya sendiri — pemeriksaan verbatim menjamin kunci jawaban berasal dari dokumen itu, bukan bahwa dokumen itu benar.
13.5 Keadaan kahar. Tidak ada pihak yang wanprestasi karena keadaan di luar kendalinya yang wajar — antara lain bencana alam, perang, gangguan jaringan telekomunikasi berskala luas, tindakan otoritas, atau kegagalan penyedia infrastruktur pihak ketiga. Kewajiban pembayaran yang telah jatuh tempo tidak tertunda oleh keadaan kahar.
14. Ganti rugi
14.1 Organisasi membebaskan dan mengganti kerugian Kuasai atas tuntutan pihak ketiga — termasuk tuntutan dari Lawan Bicara, karyawan Organisasi, atau otoritas pengawas — yang timbul dari: (a) pelanggaran Pasal 4.2 mengenai persetujuan; (b) pelanggaran Pasal 4.3 mengenai pemberitahuan kepada karyawan; (c) pelanggaran Pasal 4.4 mengenai hak atas materi yang diproses; (d) penggunaan Keluaran AI yang melanggar Pasal 7.5; atau (e) pelanggaran Pasal 4.7.4 mengenai kewajiban menjaga Basis Pengetahuan yang diunggahnya benar dan mutakhir, atau Pasal 4.8.2 mengenai penyalahgunaan mode Rekaman Latihan.
🔴 Dipersempit 2026-08-11 bersama Pasal 4.7. Rumusan sebelumnya menuntut ganti rugi atas "pelanggaran Pasal 4.7 mengenai peninjauan dan persetujuan Materi Latihan" — sebuah ganti rugi yang bergantung pada kewajiban meninjau yang tidak lagi disediakan Layanan. Yang tersisa dan tetap adil dibebankan kepada Organisasi adalah kebenaran dokumen sumbernya sendiri.
14.2 Kuasai membebaskan dan mengganti kerugian Organisasi atas tuntutan pihak ketiga yang menyatakan bahwa perangkat lunak Kuasai melanggar hak kekayaan intelektual pihak ketiga di Indonesia. 14.3 Pihak yang menuntut ganti rugi wajib memberi tahu pihak lain tanpa penundaan yang tidak wajar, memberi kendali yang wajar atas pembelaan, dan bekerja sama secara wajar. Perdamaian yang membebankan kewajiban kepada pihak lain memerlukan persetujuan tertulisnya.
15. Saluran pengaduan
Sesuai PP 80/2019, Kuasai menyediakan saluran pengaduan dengan jangka waktu tanggapan yang dinyatakan.
15.1 Cara mengajukan pengaduan.
| Saluran | Tujuan |
|---|---|
| Surel | legal@kuasai.ai — untuk semua pengaduan, termasuk urusan data pribadi |
| Alamat surat | Cluster Myza Blok E2 Nomor 12, Jl. BSD Raya Pusat, Desa/Kelurahan Cicalengka, Kec. Pagedangan, Kab. Tangerang, Provinsi Banten 15850 |
| Jam operasional | Senin–Jumat, 09.00–17.00 WIB |
⚠️ Tidak ada saluran telepon atau WhatsApp. Pengaduan disampaikan melalui surel agar setiap permintaan terekam dengan tanggal dan isinya — yang juga menjadi bukti bagi Organisasi bahwa pengaduan telah disampaikan.
15.2 Isi pengaduan. Sebutkan nama Organisasi, nama dan peran pelapor, uraian singkat masalah, serta tanggal kejadian.
15.3 Jangka waktu tanggapan.
| Tahap | Tenggat |
|---|---|
| Konfirmasi penerimaan pengaduan | 2 (dua) hari kerja |
| Tanggapan atas pokok pengaduan | 14 (empat belas) hari kerja |
| Pemberitahuan apabila perlu waktu tambahan | Sebelum tenggat di atas terlampaui, disertai alasan dan perkiraan waktu baru |
15.4 Kelanjutan. Apabila Organisasi tidak puas, sengketa diselesaikan menurut Pasal 17. Hal ini tidak menghapus hak Organisasi maupun Subjek Data untuk mengadu kepada otoritas yang berwenang.
15.5 Lawan Bicara yang bukan Pengguna dapat menghubungi alamat pada Pasal 15.1 untuk urusan data pribadi. Karena Organisasi adalah Pengendali, Kuasai meneruskan permintaan tersebut kepada Organisasi sesuai Pasal 12.6.
16. Perubahan Syarat & Ketentuan
16.1 Kuasai dapat mengubah dokumen ini, misalnya karena perubahan peraturan atau perubahan Layanan.
16.2 Cara pemberitahuan. Perubahan diberitahukan kepada Pengguna Pemilik melalui surel yang terdaftar dan/atau pengumuman di dalam aplikasi, dengan menyebutkan tanggal berlaku dan ringkasan perubahan.
16.3 Tenggat. Perubahan yang berdampak material berlaku 30 (tiga puluh) hari setelah pemberitahuan. Perubahan yang tidak material — perbaikan redaksi, penjelasan tambahan — dapat berlaku segera.
16.4 Hak menolak. Apabila Organisasi tidak menyetujui perubahan material, Organisasi dapat mengakhiri perjanjian tanpa denda sebelum tanggal berlaku, dengan pemberitahuan tertulis. Apabila ada biaya yang telah dibayar di muka, pengembaliannya mengikuti kesepakatan tertulis pada Pasal 9.1.
16.5 Melanjutkan penggunaan Layanan setelah tanggal berlaku dianggap sebagai penerimaan.
16.6 Versi Syarat & Ketentuan yang berlaku selalu tersedia di https://www.kuasai.ai/syarat, dengan riwayat versi dan tanggal.
17. Hukum yang berlaku dan penyelesaian sengketa
17.1 Hukum yang berlaku. Perjanjian ini tunduk pada hukum Republik Indonesia.
17.2 Musyawarah lebih dulu. Para pihak mengupayakan penyelesaian secara musyawarah dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak salah satu pihak memberi tahu adanya sengketa.
17.3 Forum. Sengketa yang tidak selesai secara musyawarah diselesaikan pada Pengadilan Negeri Tangerang, sesuai domisili Kuasai.
17.4 Tidak ada dalam pasal ini yang menghalangi salah satu pihak meminta upaya sementara untuk melindungi kerahasiaan atau hak kekayaan intelektual dari pengadilan yang berwenang.
18. Ketentuan lain-lain
18.1 Keseluruhan perjanjian. Dokumen ini bersama Kebijakan Privasi, DPA, dan dokumen pemesanan merupakan keseluruhan kesepakatan para pihak. Urutan berlaku apabila terjadi pertentangan: (1) dokumen pemesanan yang ditandatangani; (2) DPA untuk hal pemrosesan data pribadi; (3) dokumen ini; (4) Kebijakan Privasi.
18.2 Pengalihan. Organisasi tidak dapat mengalihkan perjanjian ini tanpa persetujuan tertulis Kuasai. Kuasai dapat mengalihkannya kepada penerus usaha, dengan pemberitahuan kepada Organisasi.
18.3 Keterpisahan. Apabila suatu ketentuan dinyatakan tidak berlaku, ketentuan lainnya tetap berlaku, dan ketentuan yang tidak berlaku diganti dengan ketentuan sah yang paling mendekati maksud semula.
18.4 Tidak ada pengesampingan diam-diam. Kelalaian menggunakan suatu hak tidak berarti hak itu dilepaskan.
18.5 Hubungan para pihak. Para pihak adalah kontraktor independen. Perjanjian ini tidak menciptakan hubungan kerja, keagenan, atau usaha patungan.
18.6 Pemberitahuan. Pemberitahuan resmi dikirim melalui surel ke alamat Pengguna Pemilik yang terdaftar dan ke alamat surel Kuasai pada Pasal 1.1, serta dianggap diterima pada hari kerja berikutnya. Pemberitahuan pengakhiran disampaikan secara tertulis melalui surel ke alamat pada Pasal 15.1; surat tercatat tidak diwajibkan.
18.7 Referensi pelanggan. Kuasai tidak menggunakan nama atau logo Organisasi dalam materi pemasaran tanpa persetujuan tertulis lebih dulu.
18.8 Bahasa. Naskah Bahasa Indonesia ini adalah naskah yang berlaku. Terjemahan bahasa lain disediakan hanya untuk kemudahan.